Serius Perlu Famous?

Personal Branding
Personal Branding

Suatu sore, Saya terlibat di sebuah forum kecil, bersama beberapa pelaku usaha senior yang lagi ngumpul ngopi. Saya nimbrung dengan santai dan sopan, biar kecipratan dan ketularan.  Masih ingat kan, satu kutipan : “Berkumpullah dengan 5 orang, maka, Kamu bisa jadi yang ke 6.”

Saya tulis cerita ini di unggahan IG @alfafaizal

Nah, tetiba salah satu pebisnis nyeletuk, memicu diskusi : “Perlu nggak sih, bisnis owner itu terkenal?”

Heeem, paling bisa deh memicu keseruan…… Tapi, menarik juga ya pertanyaannya.

Ini berlaku pada bisnis owner, dan professional juga sih….., dokter, lawyer, akuntan, konsultan, ahli maupun pakar di bidang tertentu

Perlu nggak sih terkenal?

Karena tentu nalarnya, kalau terkenal, dah kebayang ya bakalan bagaimana?

Kalau terkenal, Maka akan lebih mudah dilacak pajak.

Kalau terkenal, Akan diundang kesana kemari, Menjadi pembicara topik itu dan ini,
Sibuk jadi stage – holder, Lupa dan lalai mengurus stake – holder.

Kalau terkenal, Maka perlu ngeksis di media sosial, Bikin konten demi menjaga publikasi dan eksistensi.

Peserta diskusi pun terbelah…..! Ada yang bilang : terkenal itu perlu!
Ada yang membela argumen : buat apa terkenal? Faktanya, personal yang terkenal, tentu lebih mudah teridentifikasi, dan jadi top of mind dalam bidang yang digelutinya.

Terkenal bikin ribet dan nambah keruwetan?

Ini juga ada benarnya, jika definisi terkenal yang dimaksud adalah terkenal ala selebritis selebritas, terkenal karena muka, rupa, pesona, dan ulak ulik serta aduk aduk personal dan pribadinya, apalagi jika dibumbui dengan sedap gurih sensasi dan kontroversi.

Sang pemicu diskusi tadi menggarisbawahi, bahwa : terkenal itu perlu, namun lebih baik jika terkenal yang dimaksud adalah terkait dengan reputasi, rekam jejak, prestasi, sesuai bidang yang didalami, di lingkup market yang sesuai dengan sasaran, dan menjangkau stakeholder yang relevan.

Jadi, serius untuk famous?

Memahami ini, Saya bisikin salah satu divisi agensi di grup perusahaan Saya, @tatawarna : lakukan penyesuaian, sasar segmen market personal, untuk kebutuhan personal branding yang baik, benar, tepat, dan cepat.

Bonus ngobrol tampan sama Saya.

Alhamdulillah, lha kok laris. 😇

Salam Pertumbuhan!

Faizal Alfa
PT Fortuna iMARKS Trans

Perusahaan Pemasaran Yang Membanggakan Kota Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published.